Untuk mendukung seniman muda berbakat Indonesia, WALC bersama program inkubasi Atreyu Moniaga Project: Ad Maiora meluncurkan tiga set kaos kaki dan t-shirt eksklusif.
The Weeping Brothers by Clasutta
Dalam karyanya, Clasutta merayakan tragedi kehidupan melalui humor yang dikisahkan dalam hewan-hewan yang menggemaskan. The Weeping Brothers adalah sekumpulan Tonggeret (Cicada) yang mengajak kita untuk menangis kencang di kala dunia seringkali berkata “menangis hanya untuk yang lemah.”
Well,
don’t hold, just cry!
Interlude by Zita Nuella
Zita menggunakan arang dan kebebasan ekspresi tubuhnya untuk membagi kisah di atas kanvas dalam koleksi “Lonesome Monolog.” Set Interlude, yang terinspirasi dari koleksi tersebut sendiri berkisah tentang momen di antara kebisingan yang sunyi, dan kesunyian yang bising. Momen yang mengingatkannya untuk menemukan keindahan di dalam celah.
Oozle by Tusita Mangalani
Set karya Tusita terinspirasi dari koleksi karyanya yang berjudul “Charlotte Chaos.” Oozle, yang berasal dari kata ‘ooze,’ berarti to flow slowly out of something through a small opening. Sebuah rasa akan kehilangan sesuatu secara perlahan, yang juga dibarengi dengan kembalinya harapan juga secara perlahan.
Sebagian profit dari kolaborasi ini akan digunakan untuk menyukseskan pameran perdana Mixed Feelings: AD MAIORA yang akan diselenggarakan di D Galerie, 12 Juli – 1 Agustus 2024. Datang dan jangan lupa kenakan karya ini ya!